Buka Kembali Akses Trans Flores, Petugas Bersihkan Longsoran Pascagempa

9 hours ago 8

Petugas menggunakan eskavator untuk membersihkan jalan Trans Flores dari tanah longsoran tebing akibat gempa bumi 7,7 magnitudo di Desa Bray, Ende Utara, Kabupaten Ende, NTT, Sabtu (22/8/2026). Pembersihan tersebut dilakukan setelah gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 sempat memutus akses utama antarkota di Pulau Flores sehingga menghambat mobilitas warga dan bantuan logistik untuk warga terdampak. (FOTO : ANTARA FOTO/Johanes Viandinando)

Material tanah dan batu menutupi sebagian jalan Trans Flores setelah gempa bumi mengguncang NTT. Kondisi tersebut sempat menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan menuju wilayah terdampak. (FOTO : ANTARA FOTO/Johanes Viandinando)

Petugas mengoperasikan ekskavator untuk menyingkirkan tanah longsoran di jalur Trans Flores. Pembukaan kembali akses menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Pemulihan jalur tersebut diharapkan memperlancar kembali mobilitas warga dan distribusi bantuan bagi penyintas gempa NTT. (FOTO : ANTARA FOTO/Johanes Viandinando)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, ENDE -- Petugas menggunakan ekskavator untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup jalan Trans Flores di Desa Bray, Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026). Longsoran tersebut terjadi setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026.

Pembersihan dilakukan untuk membuka kembali akses utama antarkota di Pulau Flores yang sempat terputus. Terhambatnya akses tersebut berdampak pada mobilitas warga sekaligus distribusi bantuan dan logistik bagi masyarakat yang terdampak gempa.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |