REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah mineral dan batu bara Indonesia. Pemerintah mendorong kekayaan alam tersebut tidak lagi berhenti sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk antara hingga produk akhir di dalam negeri.
Presiden menyampaikan hal tersebut dalam pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT ke-81 RI. Dia mengatakan pemerintah telah meluncurkan 26 proyek hilirisasi sepanjang 2026, masing-masing 13 proyek pada 6 Februari dan 13 proyek pada 29 April.
"Pada 6 Februari 2026, kita meluncurkan 13 proyek hilirisasi, dan 13 proyek hilirisasi lagi pada 29 April 2026," kata Prabowo, dikutip Jumat (21/8/2026).
Presiden menerangkan, proyek-proyek tersebut mencakup pengolahan batu bara menjadi dimethyl ether (DME), hilirisasi tembaga dan emas, pengolahan garam industri, hingga pengembangan smelter alumina menjadi aluminium. Proyek hilirisasi itu juga disebut menghasilkan puluhan ribu lapangan pekerjaan.
Hilirisasi menjadi bagian dari strategi pemerintah membangun industri nasional bernilai tambah dari hulu hingga hilir. Pemerintah mengarahkan kekuatan badan usaha milik negara (BUMN) untuk memperkuat pengembangan industri dan rantai nilai komoditas strategis di dalam negeri.
"Keuntungan BUMN juga sekarang kita gunakan untuk mendorong downstreaming kita, dengan juga upstreaming," kata Presiden Prabowo.
Agenda tersebut menempatkan Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID pada posisi strategis dalam membangun ekosistem hilirisasi mineral nasional. MIND ID mengintegrasikan rantai nilai mineral dan batu bara melalui ANTAM, INALUM, PT Bukit Asam (PTBA), PT Timah, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia.
Salah satu pengembangan hilirisasi terlihat pada rantai bauksit-alumina-aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. ANTAM berperan dalam pengelolaan sumber daya dan tambang bauksit, sedangkan pengolahan bauksit menjadi alumina dilakukan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), perusahaan patungan ANTAM dan INALUM.
Selanjutnya, INALUM menjadi operator pengembangan dan pengolahan aluminium sehingga terbentuk rantai terintegrasi dari bauksit, alumina hingga aluminium di dalam negeri. Fasilitas pengolahan bauksit menjadi smelter grade alumina di Mempawah memiliki kapasitas sekitar satu juta ton alumina per tahun.
Pada komoditas tembaga dan emas, MIND ID juga mendorong hilirisasi hingga masuk ke sektor manufaktur. Melalui PT Freeport Indonesia, produk tembaga dikembangkan lebih lanjut, termasuk melalui kerja sama dengan Pindad untuk mengolah katoda tembaga menjadi brass cup dengan kapasitas 10 ribu ton per tahun.
MIND ID juga menyiapkan fasilitas produksi batang dan kawat tembaga berkapasitas hingga 300 ribu ton per tahun serta pipa tembaga dengan kapasitas 100 ribu ton per tahun. Untuk emas, ANTAM memperkuat rantai hilirisasi melalui pengolahan dan pemurnian logam mulia, termasuk dengan mengintegrasikan pasokan emas dari Freeport Indonesia.
Hilirisasi juga dikembangkan pada komoditas nikel melalui ANTAM yang terlibat dalam rantai nilai mulai dari pertambangan hingga pengembangan material dan ekosistem baterai kendaraan listrik. Langkah tersebut diarahkan agar mineral tidak hanya menghasilkan komoditas primer, tetapi menjadi bahan baku industri bernilai tambah tinggi.
Pada sektor batu bara, PTBA mengembangkan hilirisasi melalui pengolahan batu bara menjadi DME di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Produk tersebut diproyeksikan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor yang saat ini masih memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan LPG nasional.
Selain DME, MIND ID bersama Pertamina juga mengembangkan opsi hilirisasi batu bara menjadi synthetic natural gas (SNG) dan metanol. Pengembangan tersebut memperluas pemanfaatan batu bara menjadi produk turunan dengan nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus memperkuat rantai industri nasional.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguasaan teknologi agar Indonesia tidak terus berada pada posisi sebagai pemasok bahan mentah. Pemerintah mendorong BUMN memperoleh teknologi, kekayaan intelektual, manajemen, pasar, dan pengalaman dari perusahaan terbaik dunia untuk memperkuat industri nasional.

10 hours ago
11















































