Adopsi Pembayaran Digital di Kediri Meningkat, Pengguna QRIS ShopeePay Tumbuh 70 Persen

9 hours ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Transformasi ekonomi digital di daerah terus menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya penggunaan pembayaran nontunai dan penguatan kolaborasi antara regulator, pelaku industri, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penguatan ekosistem pembayaran digital dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.

Perkembangan tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Karya Kreatif Mataraman (KKM) & DIGIMAFEST 2026 yang digelar Bank Indonesia di Kediri. Kegiatan ini mempertemukan regulator, penyedia layanan pembayaran digital, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk mempercepat transformasi ekonomi digital melalui peningkatan literasi keuangan, perluasan penggunaan pembayaran digital, serta pengembangan inovasi layanan keuangan berbasis teknologi.

Salah satu penyedia layanan pembayaran digital, ShopeePay, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Perusahaan menyatakan keterlibatannya merupakan bagian dari upaya mendukung digitalisasi UMKM, memperkuat literasi keuangan, dan memperluas adopsi pembayaran digital yang aman.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengatakan transformasi ekonomi digital memerlukan sinergi antara regulator, industri, dan masyarakat.

"Kami percaya pembayaran digital tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi UMKM untuk terus berkembang dan berpartisipasi aktif dalam pertumbuhan ekonomi digital. Karena itu, ShopeePay terus mendukung berbagai inisiatif BI yang bertujuan memperluas adopsi pembayaran digital, serta menciptakan ekosistem digital yang semakin inklusif dan berkelanjutan," ujar Eka.

Menurut dia, penggunaan pembayaran digital di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri terus mengalami peningkatan. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pengguna aktif QRIS ShopeePay di wilayah tersebut tumbuh lebih dari 70 persen. Peningkatan itu dinilai mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Eka menambahkan, meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital juga perlu diimbangi dengan penguatan literasi mengenai keamanan transaksi agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.

Dalam rangkaian KKM dan DIGIMAFEST 2026, ShopeePay menghadirkan booth edukasi mengenai manfaat pembayaran digital, keamanan bertransaksi, serta pemanfaatan layanan keuangan digital. Perusahaan juga mengikuti diskusi bertajuk KLIK AMAN: Perempuan Cerdas Finansial, Aman di Era Digital bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan yang membahas pentingnya literasi keuangan dan pelindungan konsumen di tengah meningkatnya adopsi layanan keuangan digital.

Selain edukasi, ShopeePay memperkenalkan sejumlah inovasi pembayaran, seperti QRIS Tap berbasis NFC dan QRIS Antarnegara (cross-border QRIS). Inovasi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menjangkau lebih banyak konsumen, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempermudah pencatatan transaksi.

Perusahaan juga memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kejahatan digital, seperti phishing, social engineering, penyalahgunaan OTP, hingga modus layanan pelanggan palsu. Masyarakat diimbau menjaga kerahasiaan PIN dan OTP serta memahami langkah yang harus dilakukan apabila akun diduga disalahgunakan.

Di sisi keamanan, ShopeePay menerapkan sejumlah lapisan perlindungan, antara lain enkripsi data, proses Know Your Customer/Merchant (KYC/M), Fraud Detection System (FDS), pemantauan Anti-Money Laundering (AML), patroli siber, audit keamanan berkala, serta autentikasi dua faktor menggunakan One-Time Password (OTP).

"Melalui kolaborasi bersama BI dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, ShopeePay berkomitmen terus menghadirkan inovasi yang memperluas akses layanan pembayaran digital, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang semakin inklusif, aman, dan berkelanjutan," kata Eka.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |