REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses transportasi publik menuju kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dengan membuka rute khusus Transjakarta Bundaran Senayan–Ancol. Layanan yang mulai beroperasi Ahad (9/8/2026) itu memungkinkan warga menikmati kawasan pesisir Jakarta dengan tarif reguler Rp3.500.
Rute khusus HBKB Ancol atau 15ST menghubungkan Bundaran Senayan dengan Bundaran Symphony of The Sea di kawasan Ancol. Layanan beroperasi setiap Ahad pukul 06.00–10.00 WIB menggunakan tujuh bus listrik dengan waktu tunggu sekitar 15–20 menit.
Bagi warga, layanan tersebut tidak sekadar menambah pilihan transportasi. Rute itu membuka akses yang lebih mudah dari kawasan HBKB Sudirman–Thamrin menuju ruang rekreasi dan olahraga di pesisir Jakarta.
Wanti (26 tahun), warga Jakarta Timur, menyambut positif layanan tersebut. Menurut dia, biaya perjalanan menjadi lebih terjangkau karena penumpang dapat langsung mengakses kawasan Ancol menggunakan Transjakarta.
“Jadi dengan Rp3.500, kita bisa ke Ancol tanpa harus bayar tiket masuk lagi,” kata Wanti kepada Republika, Rabu (12/8/2026).
Putra (32 tahun), warga Tebet, Jakarta Selatan, juga menilai kehadiran rute tersebut memberi alternatif bagi warga yang ingin berolahraga di luar kawasan pusat kota.
Menurut dia, Ancol menawarkan suasana yang berbeda dibandingkan Sudirman atau Rasuna Said karena warga dapat berolahraga dengan latar kawasan pesisir.
“Kalau bisa sih mending setiap hari saja, jangan cuma hari Minggu. Biar masyarakat lebih banyak yang memanfaatkan, atau mungkin bisa Sabtu-Minggu waktu weekend,” kata Putra.
Rute 15ST memiliki lintasan sepanjang 34,9 kilometer dengan 18 titik perhentian. Perjalanan dimulai dari Bundaran Senayan dan melintasi Senayan Bank Jakarta, Polda Metro Jaya, Bendungan Hilir, Karet, Dukuh Atas, Tosari, Bundaran HI Astra, M.H. Thamrin, Kebon Sirih, Monumen Nasional, Pecenongan, Juanda, Pasar Baru Timur, Jembatan Merah, Gunung Sahari, Pademangan, hingga Bundaran Symphony of The Sea.
Selain layanan khusus tersebut, kawasan Ancol tetap dapat diakses melalui jaringan Transjakarta reguler. Sejumlah rute telah melayani kawasan Ancol dan terhubung dengan jaringan transportasi lain di Jakarta.
Hubungkan Dua Ruang Aktivitas Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan rute baru tersebut menghubungkan kawasan HBKB pusat kota dengan kawasan rekreasi Ancol. Dengan konektivitas itu, warga memiliki pilihan untuk berolahraga sekaligus menikmati ruang publik tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
“Rute ini menghubungkan dua kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta, sehingga warga memiliki pilihan mobilitas yang nyaman untuk berolahraga, berekreasi, maupun menikmati ruang publik,” kata Pramono, Ahad (9/8/2026).
Menurut dia, penambahan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas transportasi publik di Jakarta. Pemprov ingin semakin banyak perjalanan warga dapat dilakukan dengan angkutan umum.
Arah kebijakan itu juga berjalan seiring pengembangan jaringan berbasis rel. LRT Jakarta Velodrome–Manggarai ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026. Koridor tersebut akan memperpanjang jaringan LRT Jakarta hingga Manggarai dan menghubungkannya dengan KRL Commuter Line, Kereta Bandara, serta Transjakarta.
“Sekarang saja kenaikannya sudah cukup tinggi, rata-rata apakah itu MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek,” ujar Pramono.
Pemprov DKI menargetkan peningkatan konektivitas membuat transportasi umum tidak hanya menjadi pilihan untuk perjalanan kerja, tetapi juga kegiatan olahraga, rekreasi, dan aktivitas akhir pekan.
Ke Pantai Lebih Mudah
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan rute HBKB Ancol disiapkan terutama untuk memudahkan warga dari kawasan Sudirman dan Senayan menuju Ancol.
“Harapannya, perjalanan menuju kawasan HBKB Ancol menjadi lebih mudah, aman, dan menyenangkan,” kata Ayu.
Menurut dia, pengembangan rute merupakan bagian dari upaya Transjakarta memperluas jangkauan layanan sekaligus menyesuaikan pola transportasi dengan aktivitas masyarakat.
Untuk mendukung operasional, Transjakarta menyiapkan petugas pelayanan, pramusapa, pengamanan jalur, serta sistem informasi perjalanan. Pembukaan rute khusus tersebut juga memperkuat posisi Ancol sebagai kawasan yang dapat dijangkau dengan transportasi publik.
Sebelumnya, Transjakarta telah mengoperasikan rute 1W Blok M–Ancol menggunakan bus listrik. Layanan tersebut menjadi salah satu jalur langsung yang menghubungkan kawasan selatan Jakarta dengan Ancol.
Dengan tambahan layanan HBKB, Pemprov DKI mencoba mengubah pola perjalanan akhir pekan warga: bukan hanya mengurangi kendaraan pribadi di pusat kota, tetapi juga membawa pengguna transportasi publik menuju ruang olahraga dan rekreasi lain.

16 hours ago
13

















































