REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram. Berdasarkan hadits-hadits dalam Shahih Muslim atau buku yang memuat hadis-hadis yang disusun oleh Imam Muslim, sejumlah hadits menyampaikan bahwa puasa Asyura boleh dilakukan dan boleh ditinggalkan.
حَدَّثَنِي عَمْرٌو النَّاقِدُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ يَوْمَ عَاشُورَاءَ كَانَ يُصَامُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَلَمَّا جَاءَ الْإِسْلَامُ مَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ
Telah menceritakan kepadaku (Amru An Naqid) telah menceritakan kepada kami (Sufyan) dari (Az Zuhri) dari (Urwah) dari (Aisyah) radhiyallahu anhu, bahwa pada hari Asyura di masa Jahiliyah orang-orang Quraisy berpuasa. Maka ketika Islam datang, pada hari Asyura siapa pun boleh berpuasa dan juga boleh meninggalkannya. (HR Muslim)
Dalam hadist lainnya, Rasulullah SAW juga tidak mewajibkan puasa Asyura tapi tidak melarang puasa Asyura.
حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُ بِصِيَامِهِ قَبْلَ أَنْ يُفْرَضَ رَمَضَانُ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ
Telah menceritakan kepada kami (Harmalah bin Yahya) telah mengabarkan kepada kami (Ibnu Wahb) telah mengabarkan kepadaku (Yunus) dari (Ibnu Syihab) telah mengabarkan kepadaku (Urwah bin Zubair) bahwa (Aisyah) radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW telah memerintahkan untuk berpuasa pada hari Asyura sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan. Ketika puasa Ramadhan diwajibkan, maka pada hari Asyura, siapa saja boleh berpuasa dan siapa pun boleh berbuka (tidak puasa). (HR Muslim)
Rasulullah dalam hadits ini menerangkan, puasa Asyura biasa dilakukan saat zaman Jahiliah. Tapi umat Islam boleh melakukan puasa Asyura dan boleh tidak puasa Asyura.
Dari (Ibnu Umar) radliallahu 'anhuma bahwa suatu ketika disebutkanlah hari Asyura di sisi Rasulullah SAW, maka Rasulullah SAW bersabda, "Itu adalah hari yang dijadikan orang-orang Jahiliyah untuk berpuasa, maka siapa di antara kalian yang suka berpuasa di hari itu silahkan, dan siapa yang tidak suka, maka tidaklah mengapa ia meninggalkannya." (HR Muslim).

13 hours ago
14















































