Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp101,1 Triliun, Jangkau 63 Juta Penerima

11 hours ago 8

Anggaran MBG capai Rp101,1 triliun hingga Triwulan II 2026.

Rep: Thoudy Badai/ Red: Edwin Dwi Putranto

Pelajar membawa kotak berisi makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri Pejaten Barat 01, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp101,1 triliun hingga akhir triwulan II 2026. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga pendidik membagikan kotak berisi makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri Pejaten Barat 01, Jakarta. Pemerintah menyebut pelaksanaan MBG menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan belanja pemerintah pusat pada semester pertama tahun 2026. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Mahkamah Konstitusi sebelumnya memutuskan bahwa anggaran Program MBG harus dipisahkan dari anggaran pendidikan, dengan pelaksanaan paling lambat pada penyusunan APBN 2028. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Mahkamah Konstitusi juga menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tetap konstitusional sebagai program prioritas pemerintah, sementara pemisahan anggaran dimaksudkan untuk menjaga amanat konstitusi mengenai alokasi dana pendidikan serta memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan program MBG. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pemerintah menyatakan evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG akan terus dilakukan, termasuk penguatan tata kelola anggaran dan mekanisme distribusi, agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Program MBG disalurkan melalui jaringan dapur penyedia makanan bergizi yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk memastikan distribusi makanan berlangsung tepat sasaran dan memenuhi standar gizi. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas pemerintah dengan realisasi anggaran mencapai Rp101,1 triliun hingga akhir triwulan II 2026.

Program tersebut telah menjangkau lebih dari 63 juta penerima manfaat dan menjadi salah satu pendorong peningkatan belanja pemerintah pusat pada semester pertama tahun ini.

sumber : Republika

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |