REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), bersama BW Digital dan dengan dukungan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai salah satu mitra strategis, berhasil melakukan pendaratan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di NDP, Batam.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia dengan kawasan regional sekaligus mendukung pengembangan kapabilitas infrastruktur digital yang semakin andal dan berdaya saing.
"Transformasi digital Indonesia perlu didukung oleh infrastruktur nyata dan konektivitas yang semakin kuat," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/7/2026).
Airlangga mengatakan NCC menjadi fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia. Ia berharap kehadiran NCC dapat memperkuat posisi strategis kedua negara dalam ekosistem dan rantai nilai digital global, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya investasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi baru berbasis teknologi.
Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro mengatakan momentum pendaratan kabel ini menandai progres signifikan dalam pembangunan NCC menuju kesiapan operasional. Setyanto menyampaikan NCC merupakan salah satu dari dua kabel bawah laut Batam–Singapura yang dikembangkan TelkomGroup, bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA), untuk memperkuat konektivitas digital antara Indonesia dan Singapura.
"Investasi strategis seperti NCC menjadi penting karena penguatan kedaulatan dan infrastruktur digital dapat menjadi katalis bagi inovasi, daya saing, serta pertumbuhan berbagai sektor industri," ucap Setyanto.
Setyanto berharap kehadiran infrastruktur ini dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian dengan mendorong tumbuhnya berbagai industri di Batam dan Indonesia secara keseluruhan. Pada akhirnya, hal itu turut memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional.
Dengan panjang sekitar 50 kilometer dan kapasitas 24 fiber pairs, NCC dibangun untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi dan berlatensi rendah yang terus meningkat seiring pesatnya perkembangan layanan cloud, hyperscaler, kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), serta interkoneksi data center di Asia Tenggara.
"Keberhasilan proses pendaratan NCC di titik labuh paling strategis di Batam merepresentasikan dukungan nyata pemerintah dalam membuka koridor digital baru untuk memperkuat ketahanan jaringan, memperluas keberagaman jalur konektivitas, sekaligus meningkatkan skalabilitas jaringan digital antara Indonesia dan Singapura," lanjut Setyanto.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan TelkomGroup berkomitmen memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional. NCC menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan berdaya saing.
"Infrastruktur strategis ini tidak hanya memperkuat konektivitas dan ketahanan digital Indonesia, tetapi juga memberikan keberagaman jalur dan konektivitas yang semakin kuat bagi Singapura sebagai hub digital regional sehingga menciptakan manfaat bagi kedua negara," kata Dian.

13 hours ago
12















































