REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- PB Jaya Raya menjaga peluang meraih sejumlah gelar juara pada Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 setelah enam wakilnya memastikan tempat di partai final yang akan berlangsung Ahad (12/7/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (11/7/2026), para atlet tuan rumah tampil percaya diri untuk melanjutkan langkah hingga laga puncak.
Di nomor tunggal putra U-15, Revie Lumoindong memastikan tiket final seusai mengalahkan rekan seklubnya, Ghalib Ahnaf Dira, dengan skor 21-14, 21-19. Meski sudah saling mengenal karena rutin berlatih bersama, Revie mengaku tetap tampil dengan intensitas penuh.
"Saya sering berlatih bersama. Tapi tadi saya bermain seperti melawan pemain lainnya. Tetap menyerang dan memberikan perlawanan," ujar Revie.
Keberhasilan menembus partai puncak menjadi pencapaian pertamanya di ajang ini. Revie pun bertekad tampil lebih fokus saat menghadapi unggulan ke-11 asal Jepang, Tenka Hirashima, pada final.
"Senang sekali bisa masuk final. Saya hanya ingin bermain lebih baik dari hari ini dan lebih fokus," katanya.
Di tunggal putra U-17, unggulan kedua Alvin Jefferson Kusuma turut melaju ke final setelah mengalahkan Muhamad Derajat Maulana dengan skor 21-14, 21-16. Alvin yang merupakan juara tunggal putra U-15 edisi 2024 berharap dukungan publik tuan rumah menjadi tambahan motivasi saat menghadapi wakil Jepang, Taisei Kushima.
"Sebagai tuan rumah, dukungan publik menjadi kekuatan. Semoga saya bisa tampil maksimal dan menjadi juara," ujar Alvin.
Dominasi PB Jaya Raya juga berlanjut di sektor ganda campuran U-17 melalui pasangan Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Affizah Rahmadhani. Unggulan ke-10 itu melangkah ke final setelah mengalahkan Muhammad Waldan Habibi/Gabrielle Bernice Nugroho Supriyadi dengan skor 21-16, 21-12.
"Senang bisa melewati pertandingan tanpa cedera dan lolos ke final. Kami bermain nyaman dan kerja sama berjalan baik sehingga mampu mengantisipasi serangan lawan," kata Zilazik.
Bagi Afizzah, pencapaian tersebut menjadi peningkatan signifikan setelah pada edisi sebelumnya mereka terhenti di babak 16 besar.
"Alhamdulillah kali ini bisa mencapai final. Semoga kami bisa menjadi juara," ujar Afizzah.
Pada partai puncak, Zilazik/Affizah akan menghadapi unggulan kesembilan Rhama Madsuba Praduwartha/Willa Renasya.
Zilazik bahkan berpeluang membawa pulang dua gelar. Ia juga lolos ke final ganda putra U-19 bersama Arybka Okta Disabian setelah menundukkan Muhammad Bintang Samudra Sakti/I Nyoman Devan Kartika Sancaya dengan skor 21-17, 21-18. Di final, mereka akan menghadapi Darell Fayi Aflah/Han Liang Gunawan.
Sementara itu, Affizah juga masih berpeluang meraih dua gelar setelah melaju ke final ganda putri U-17 bersama Aura Nadin Gunawan. Mereka akan ditantang unggulan pertama asal Thailand, Khongkwan Roensri/Pimnapha Thanatanantaphong.
Satu tiket final lainnya dipersembahkan pasangan unggulan kesembilan ganda putra U-19 Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang. Mereka mengalahkan unggulan ketiga Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel dengan skor 21-7, 14-21, 21-12 dan selanjutnya akan menghadapi unggulan pertama Faisal Pangestu/Anju Siahaan.
Keberhasilan mengirim enam wakil ke partai puncak menjadi bukti konsistensi pembinaan PB Jaya Raya dalam melahirkan pebulu tangkis muda berprestasi. Dukungan publik tuan rumah diharapkan menjadi tambahan motivasi untuk mengamankan gelar juara pada partai final yang digelar Ahad (12/7/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

5 hours ago
7










































