Pengunjung melintas di dekat instalasi antena radar berwarna merah-putih di halaman Masjid Al Hakim Padang, Sumatera Barat, Senin (11/5/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sistem peringatan dini bencana tsunami di Sumatera Barat dengan memasang teknologi High Frequency (HF) Radar yang mampu memantau aktivitas laut hingga jarak 147 kilometer dari garis pantai. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Pengunjung melintas di dekat instalasi antena radar berwarna merah-putih di halaman Masjid Al Hakim Padang, Sumatera Barat, Senin (11/5/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sistem peringatan dini bencana tsunami di Sumatera Barat dengan memasang teknologi High Frequency (HF) Radar yang mampu memantau aktivitas laut hingga jarak 147 kilometer dari garis pantai. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Pengunjung melintas di dekat instalasi antena radar berwarna merah-putih di halaman Masjid Al Hakim Padang, Sumatera Barat, Senin (11/5/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sistem peringatan dini bencana tsunami di Sumatera Barat dengan memasang teknologi High Frequency (HF) Radar yang mampu memantau aktivitas laut hingga jarak 147 kilometer dari garis pantai. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pengunjung melintas di dekat instalasi antena radar berwarna merah-putih di halaman Masjid Al Hakim Padang, Sumatera Barat, Senin (11/5/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sistem peringatan dini bencana tsunami di Sumatera Barat dengan memasang teknologi High Frequency (HF) Radar yang mampu memantau aktivitas laut hingga jarak 147 kilometer dari garis pantai.
sumber : Antara Foto

19 hours ago
18












































