Penyidik KPK memasukkan koper berisi dokumen barang bukti usai menggeledah sejumlah ruangan di kompleks perkantoran Pemkab Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026). Dalam penggeledahan itu penyidik mengamankan tiga koper berisi dokumen penting dari tujuh ruangan di Dinas PUPR, BPKAD, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap OPD yang menjerat Bupati Tulungagung nonaktif GSW bersama ajudannya berinisial YOG. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Penyidik KPK memasukkan koper berisi dokumen barang bukti usai menggeledah sejumlah ruangan di kompleks perkantoran Pemkab Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026). Dalam penggeledahan itu penyidik mengamankan tiga koper berisi dokumen penting dari tujuh ruangan di Dinas PUPR, BPKAD, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap OPD yang menjerat Bupati Tulungagung nonaktif GSW bersama ajudannya berinisial YOG. (FOTO : ANTARA FOTO)
Polisi berjaga di pintu masuk kantor Pemkab Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026). Penjagaan dilakukan saat tim penyidik KPK menggeledah tujuh ruangan di Dinas PUPR, BPKAD, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap OPD yang menjerat Bupati Tulungagung nonaktif GSW bersama ajudannya berinisial YOG. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG -- Penyidik KPK memasukkan koper berisi dokumen barang bukti usai menggeledah sejumlah ruangan di kompleks perkantoran Pemkab Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026).
Dalam penggeledahan itu penyidik mengamankan tiga koper berisi dokumen penting dari tujuh ruangan di Dinas PUPR, BPKAD, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap OPD yang menjerat Bupati Tulungagung nonaktif GSW bersama ajudannya berinisial YOG.
sumber : Antara Foto

3 hours ago
10













































