REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: KH Sholahudin Al Aiyub, Ketua Bidang Ekonomi Syariah MUI
الله أكبر (×9) لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد
الحمد لله الذي جعل عيد الفطر يوم الجائزة والثواب، يلبسُ فيه المسلمون أجمل الثياب؛ استعدادًا لزيارة الأهل والأحباب، التماسا لرضا رب الأرباب
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إلِهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الملك التواب، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ المصطفى المحبوب. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تبعهم من ماض وآت. أمَّا بعدُ،
فيا عباد الله! اتَّقوا الله وأطيعوا وكبِّروه تكبيرا
Ma’asyiral muslimin walmuslimat, ‘aidin wal ‘aidat, rahimakumullah...
Hari ini adalah hari yang agung. Hari yang penuh takbir. Hari yang penuh syukur. Hari yang penuh keharuan. Sejak tadi malam, gema takbir, tahlil, dan tahmid terdengar saling bersahutan memenuhi ruang angkasa, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Menandai perpisahan kita dengan bulan istimewa, yaitu Ramadhan yang penuh kasih sayang (rahmah) dan ampunan (maghfiroh) Allah SWT, serta penebus api neraka (‘itqun minan-nar).
Para ulama mengingatkan: Takbir Idul Fitri bukan sekadar gema suara. Ia adalah pengakuan atas kemenangan ruhani. Allah berfirman:
وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya dan agar kamu bersyukur.” (QS Al-Baqarah: 185)
Syukur Alhamdulillah, tahun ini kita masih berkesempatan bertemu dengan Hari Raya yang penuh berkah. Semoga amal ibadah yang kita jalankan selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan kita dianugerahi kesehatan dan kekuatan serta keistiqamahan untuk menjalankan semua perintahNya dan meninggalkan semua larangan-Nya.
Ma’asyiral muslimin walmuslimat, ‘aidin wal ‘aidat, rahimakumullah...
Hari ini adalah hari kemenangan. Hari ketika umat Islam kembali kepada fitrah setelah ditempa oleh madrasah Ramadhan. Sebulan penuh kita dilatih oleh Allah untuk menahan diri, memperkuat kesabaran, menumbuhkan empati, serta memperdalam ketergantungan kepada-Nya.
Namun sesungguhnya Ramadhan bukan hanya mendidik kita menjadi hamba yang saleh, tetapi juga mempersiapkan kita menjadi umat yang tangguh. Sebab sejarah selalu mengajarkan satu pelajaran: umat yang kuat bukanlah umat yang tidak pernah diuji, tetapi umat yang mampu mempersiapkan diri menghadapi ujian.
Hari ini dunia sedang menghadapi dinamika besar. Konflik antarnegara meningkat, ketegangan geopolitik terjadi di berbagai kawasan, rantai pasok global terganggu, harga energi naik, inflasi meningkat, dan ekonomi global menghadapi ketidakpastian.

3 hours ago
3







































