REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Dewan Penasehat Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), MQ Iswara, menyambut positif langkah IKA Unpad Pengurus Kota (Pengkot) Bandung yang melakukan konsolidasi organisasi melalui pemilihan pengurus baru. Langkah ini dinilai sebagai keharusan untuk menjaga keberlanjutan peran alumni bagi almamater dan masyarakat.
"Saya menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Ika Unpad Pengkot Bandung di bawah pimpinan Kang Diky. Konsolidasi organisasi itu sebuah keharusan dalam memilih pengurus yang baru," ujar Iswara saat ditemui di sela-sela kegiatan di Pendopo Kota Bandung, Selasa (5/5/2026).
Iswara menekankan tiga poin utama yang harus menjadi fokus Ika Unpad ke depan. Pertama, mengenai penguatan silaturahmi yang harus didukung oleh basis data (database) yang mumpuni.
"Silaturahmi dapat terjaga dengan baik jika database alumninya dimiliki dengan baik dan dimutakhirkan setiap tahun. Data by name, by address, by number itu harus ada karena jumlah alumni terus bertambah setiap tahunnya," ujar Mantan Sekretaris Jenderal Ika Unpad ini.
Poin kedua, kata dia, adalah pentingnya dukungan antar-alumni melalui komunikasi yang intens. Namun, poin ketiga yang tak kalah krusial adalah peran alumni dalam membantu menaikkan reputasi internasional Unpad.
Iswara pun menyoroti posisi Unpad dalam peringkat dunia yang saat ini masih berada di kisaran peringkat 500-an. Ia berharap alumni bisa berkontribusi membantu universitas mencapai target masuk ke peringkat 300 besar QS World University Ranking.
"Alumni berperan signifikan di sana, terutama dalam aspek penilaian terkait lulusan. Mulai dari berapa lama waktu tunggu lulusan untuk bekerja, hingga besaran gaji pertama yang diterima. Hal-hal seperti ini yang akan mempengaruhi peringkat universitas kita di tingkat dunia," kata dia.
Iswara juga memberikan apresiasi atas kinerja kepengurusan sebelumnya. Menurutnya, Ika Unpad Bandung selama ini telah menunjukkan peran aktif, baik dalam membantu program Ika Unpad Pusat maupun bersinergi dengan pemerintah daerah.
"Pengurusan periode lalu cukup aktif membantu pusat maupun berperan aktif dalam program-program Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kota Bandung," katanya.
Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung Dicky Wishnumulya Rustandi mengatakan, Musyawarah Kota IKA Unpad Pengurus Kota Bandung tahun 2026 ini mengusung semangat gotong royong rereongan ide dan energi untuk memastikan peran alumni Unpad dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Menurutnya, dengan mengangkat tagline 'Connect, Collaborate, Change Bandung', diharapkan seluruh daya intelektual alumni dapat dihimpun untuk memperkuat peran strategis dalam pembangunan nasional dan daerah. Soliditas alumni dan sinergi lintas profesi yang dimiliki, sedapat mungkin didayagunakan untuk mengembangkan lingkungan yang kolaboratif serta silih rojong, silih tulungan, silih asah, silih asih dan silih asuh, dimanapun alumni Unpad berada.
"Muskot ini menjadi krusial di tengah peliknya tantangan pembangunan Kota Bandung
saat ini, mulai dari isu pengelolaan sampah, transportasi publik, bencana hidrometeorologi, kemacetan hingga laju pertumbuhan ekonomi yang memerlukan solusi cerdas dan terintegrasi," katanya.
Alumni Unpad, kata dia, harus hadir untuk membawa gagasan- gagasan konkret dalam mengoptimalkan tata kelola perkotaan yang lebih berkelanjutan, agar Bandung tetap menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warganya.
"Melalui acara ini, kami memanggil para alumni Unpad, yang dikenal sebagai insan
abdi masyarakat dan pembina nusa bangsa, untuk bersama-sama menyalakan api
masa depan, dan mengambil peran strategis sebagai calon Ketua IKA Unpad Pengkot
Bandung untuk empat tahun ke depan, dalam periode masa bakti 2026-2030," katanya.

21 hours ago
12















































